ABOUT ISLAM

MUSLIMAH

FILM ISLAMI


Oleh : Nia Nurduani (IPEM 2018)

Assalamu'alaikum wr.wb

Teruntuk teman-teman yang mungkin memiliki masalah keluarga seperti broken home. Aku sendiri disini juga mengalami hal yang sama, aku juga korban broken home. Tapi, itu bukan pertanda bahwa kebahagiaanmu akan berakhir sampai disitu.
Aku mengerti perasaan kalian bahkan sangat-sangat mengerti, untuk itu aku mau bagi-bagi pengalaman dan cara aku selama ini menghadapi broken home.

APA ITU BROKEN HOME?

Menurut ku, broken home tidak hanya sekedar bapak dan ibu yang sudah bercerai saja, tp juga ketika kamu cuma tinggal sama satu orang tua tunggal, entah itu meninggal atau pergi keluar kota. Juga bisa ketika orang tua mu tinggal bersama namun sering bertengkar sehingga menyebabkan kurangnya perhatian atau kasih sayang dari orang tua. Ini jelas berpengaruh sekali untuk tumbuh kembang si anak, coba deh bayangin bagaimana jika anak tumbuh dan berkembang tanpa perhatian dan kasih sayang dari orang tua?

FAKTA ANAK KORBAN BROKEN HOME
 1. Mudah rapuh
     Anak korban broken home sangat-sangat mudah rapuh akan hal apapun. Kenapa? Karena kurangnya perhatian dari orang tua itulah yg menyebabkan mereka slalu ingin dilindungi dan dimengerti oleh orang-orang sekitar. Diharapkan untuk bicara dengan korban broken home dengan hati-hati, mungkin tidak semua korban menanggapi dengan amarah tapi mereka akan terus mengingat hal itu dan akan menambah tekanan pada batin mereka.

2. Minder
    Korban broken home pasti sering mengalami hal ini. Apalagi ketika ditanya "bapak/ibunya kemana?" "Bapak/ibumu kerja apa?" "Kok ga pernah liat?". Cobalah untuk tidak membicarakan tentang keluarga di depan mereka, mereka akan langsung tersinggung. Mereka akan lebih memilih diam atau menjawabnya dengan jujur, tapi lebih seringnya mereka diam karena bingung harus menjawab apa. Dan pastinya bakalan minder ketika melihat keluarga teman-temannya terlihat sangat harmonis, itu otomatis akan membuat mereka sedih.

3. Sering bertingkah aneh
    Ada beberapa korban yg tidak ingin curhat mengenai masalah keluarga mereka dan memilih untuk mengungkapkan ekspresi lewat tingkah laku yang aneh, entah hanya sekedar untuk menghibur diri atau karena memang mereka butuh perhatian. Anak-anak yang seperti ini pada dasarnya memang anak-anak yang aktif dan suka bergaul, semakin bersedih semakin aneh pula tingkahnya. Bisa juga bertingkah aneh dalam hal negatif untuk mencari ketenangan dan melupakan masalah jadi tak jarang banyak korban broken home yg memakai narkoba, bunuh diri atau menjadi anak nakal di sekolah. Untuk anak yg pada dasarnya memang pendiam cenderung lebih pendendam. Mereka mungkin tidak melakukan apa-apa sekarang tp nanti lihat saja mereka akan membalas hal itu, entah balasan negatif atau positif.

4. Selalu merasa kesepian
    Mereka korban broken home pasti pernah merasakan hal ini, seramai apapun tempatnya, mereka hanya butuh satu orang yg mereka percaya untuk menganggap tempat itu sudah ramai. Tapi kalau tidak ada, mereka slalu akan merasa kesepian. Jangan heran, ketika melihat korban broken home selalu berjalan sendirian meski punya banyak teman, mereka bukannya tidak mudah bergaul tapi mereka merasa tidak nyaman dengan itu, jadi mereka perlu dihampiri terlebih dahulu dan diberi perhatian, maka percayalah dia akan merasa nyaman dengan org itu dan mereka akan mau berteman. Eitss jgn salah, ketika dia sudah nyaman berteman dengan kamu tolong jgn mudah meninggalkan dia karna mereka tidak suka hal itu dan bisa mengakibatkan timbul perasaan tidak mau lagi punya teman. Kenapa? Karena korban sudah cukup luka di tinggal keluarga dan kurang perhatian sehingga agak trauma kalau ditinggalkan.

CARA MENGHADAPI BROKEN HOME

Berdasarkan pengalaman, ini yang aku lakukan untuk menghadapi masalah broken home .

1. Ikut berbagai kegiatan
Aku pribadi tidak suka dirumah, karena dirumah rasanya stres saja gitu. Jdi untuk melupakan sejenak berbagai pemikiran yg tidak baik buat kesehatan, aku memilih buat ikut berbagai kegiatan seperti Pramuka, PMR, Paskibra, Forum anak dll. Disini kita tidak akan merasa kesepian, lebih bagus lagi untuk kamu yang korban broken home aku mau saranin ke kalian buat ikut gabung ke Forum Anak, selain seru-seruan kamu juga bisa curhat tentang masalah-masalah anak yang menimpa kamu seperti broken home ini. Percayalah kamu bakal nemu teman-teman yg sepemahaman dengan kamu.

2. Perbanyak beribadah dan bersyukur
Banyak-banyak bersyukur dan banyak-banyak beribadah menjadikan kamu orang yang tegar. Tuhan itu punya rencana baik atas apapun yg menimpa kamu. Syukuri saja, karena masih banyak diluar sana yg lebih sakit menahan beban hidup di banding kamu. Bersyukurlah, meski kamu kurang perhatian tpi jiwa kamu masih sehat.

3. Bercita-citalah setinggi-tingginya
Seperti yang kubilang, broken home bukan pertanda bahwa kebahagiaan kamu bakal berhenti sampai disini. Kamu masih bisa bercita-cita setinggi-tingginya dan mewujudkan itu untuk membanggakan kedua orang tua kamu. Belajarlah yg rajin, krna suatu saat kalian pasti bakal jadi orang tua dan punya anak. Jadikan masalah kamu motivasi untuk kamu menjadi lebih baik setiap harinya.

4. Jangan pernah membenci orangtua
Sejahat apapun orangtua kalian, sesakit apapun kalian karna orangtua kalian, jangan sekali kali membenci orangtua. Mereka seperti ini karena memang jalan yg harus di ambil seperti ini. Mereka juga sakit disini tidak hanya kalian, mereka juga butuh kasih sayang dan perhatian sama seperti kita, mereka juga trauma. Jadi jgn pernah menambah beban mereka karena tigkah laku kita. Ingat sekali lagi mereka orangtua kita.

Naaah.. Itu saja yang bisa aku bagikan ke teman-teman sekalian semoga bermanfaat. Pesan aku buat kalian jgn mudah putus asa, sepahit apapun hidup nikmati saja. Kopi saja meski pahit ttp bisa di nikmati bukan?

Sekian terimakasih.
Assalamu'alaikum wr,wb.

No comments:

Post a Comment

BUDAYAKANLAH UNTUK MENULIS KOMENTAR